Two Weeks Before The Final Exam...
>> Friday, April 3, 2009
Minggu depan sekolah kami meliburkan siswa dan guru untuk menghormati hari raya paskah, dan kebetulan juga bertepatan dengan libur pemilu. tepat dua minggu setelahnya para siswa SMA menghadapi UN selama satu minggu.
Saya melihat bahwa hari-hari ini mereka tampak berusaha membahagiakan diri dengan mentertawakan setiap soal-soal Try-Out yang diberikan. Sebagian dari mereka belajar cukup serius dan merelakan waktu bermain mereka hilang. Namun sebagian lagi yang tidak tahan dengan tekanan ini tetap menyediakan waktu untuk bersenang-senang.
Sebagai guru, kami tidak punya pilihan selain terus mendorong mereka untuk terus belajar dengan keras. Hari-hari kerja para guru pembimbing pun bertambah panjang untuk memberikan pemantapan atau drilling. Bahkan beberapa rekan guru saya merelakan waktu liburnya minggu depan untuk tetap datang ke sekolah melakukan pemantapan dengan siswanya.
Semua kesibukan dan pengorbanan ini dilakukan demi sebuah nilai rata-rata UN di atas 5,50 seluruh siswa, guru dan sekolah di Nusantara ini sedang disibukkan dengan perhelatan akbar tahunan ini. Angka-angka yang muncul diharapkan lebih baik dari tahun sebelumnya, demikian kata pemerintah.
Pemerintah mengharapkan rata-rata nilai UN yang lebih baik, sekolah dan guru mengharapkan tingkat kelulusan yang lebih baik, orang tua mengharapkan kecerdasan yang lebih baik, siswa mengharapkan... "yang penting gue lulus!" atas kegiatan akbar ini. Saya berharap pemerintah, sekolah, guru dan siswa tidak berfokus pada kelulusan atau ketidaklulusan, nilai rata-rata yang lebih baik atau buruk tapi pada mutu siswa yang dapat bersaing di lingkup regional maupun global.