WELCOME! Salam Sejahtera! Senang sekali mendapat kunjungan dari Anda. Berikan komentar Anda di akhir setiap posting (klik link: write your comment here!), komentar Anda sangat berharga bagi saya. Terima Kasih. Please Enjoy...

HOT Search

Loading...

HOT Translate

Kartini, A Girl Who Reads and Brings Light...

>> Wednesday, April 21, 2010

Hari ini, sambil disengat dengan sinar matahari pagi yang cukup terik, kami melangsungkan upacara bendera dengan tema memperingati hari kartini. Dengan posisi peserta upacara yang nayris menghadap ke timur, keringat saya tak berhenti bercucuran sepanjang upacara berlangsung sedangkan para siswa pun tak berhenti bergoyang dan bergerak sepanjang upacara karena kepanasan. Namun, apa yang disampaikan rekan saya, sang pembina upacara dalam pidatonya sangatlah menarik.

Ia membacakan biografi singkat tentang Raden Ajeng Kartini, yang lahir lebih dari satu abad yang lalu di Jepara. Selama ini, yang saya pahami tentang Kartini adalah seorang pejuang emansipasi wanita. Dia dipercaya sebagai seorang pelopor pembela hak-hak kaum perempuan. Dengan segala kesantunan dan penundukan diri yang total pada orang tua dan suaminya, ia berusaha mewujudkan impiannya untuk menyadarkan dan membangun perempuan Indonesia. Dan ia berhasil.

Namun pagi ini, saya mendengar sesuatu yang baru yang menyadarkan saya tentang awal perjuangan Kartini. Satu hal yang memicu dan membantunya mewujudkan impiannya adalah karena ia membaca.  Ia bersekolah hingga usianya yang 12 tahun, karena setelah itu, sesuai budaya Jawa saat itu, ia dipingit untuk dipersiapkan dalam pernikahan. Dalam masa pingitan ini, Kartini memang tidak pergi ke sekolah lagi, tapi ia menyekolahkan dirinya sendiri dengan mengumpulkan buku-buku pelajaran dan bacaan. Ia membaca dan mempelajari semuanya. bahkan diantaranya adalah buku-buku berbahasa Belanda. Ia membaca...

Saya berpikir, betapa hebatnya kekuatan buku dan kegiatan membaca ini. Dan betapa kuatnya hasrat Kartini untuk tetap membaca demi mewujudkan impiannya. Jika sebagaian besar siswa Indonesia berusia 12 tahun memiliki kebiasaan yang sama bahkan lebih jauh lagi semangat yang sama dengan Kartini, saya percaya wajah bangsa ini akan berubah. Membaca adalah jantung perubahan dalam kehidupan Kartini. Buku adalah cahaya yang membawanya dari gelap kepada terang...

Terima Kasih Kartini....

2 write(s) COMMENT(S) here!:

Anonymous April 21, 2010 at 4:19 PM  

I call this a note that makes my day.
:) thank you Mr. Rudi.
Keep on going!

karenjessicanastalim April 21, 2010 at 4:20 PM  

I call this a note that makes my day.
:) thank you Mr. Rudi.
Keep on going!