WELCOME! Salam Sejahtera! Senang sekali mendapat kunjungan dari Anda. Berikan komentar Anda di akhir setiap posting (klik link: write your comment here!), komentar Anda sangat berharga bagi saya. Terima Kasih. Please Enjoy...

HOT Search

Loading...

HOT Translate

Marriage Education...

>> Saturday, April 4, 2009

Seorang teman saya bertengkar dengan isterinya, lalu isterinya menelepon teman saya yang lain untuk meminta bantuan, karena suaminya ini berkeinginan meninggalkan dirinya dan hendak bunuh diri. Teman saya yang di telepon hanya bisa menguatkan isteri temannya ini dan memintanya tetap berdoa.

Teman saya yang bermasalah dengan isterinya ini bukan dari latar belakang yang berada. Hidupnya sulit, anaknya sempat terkena kecelakaan beberapa tahun lalu dan masih dalam perawatan sampai hari ini. Ketidakcukupan menjadi penyebab sekunder pertengkaran itu. Untungnya ia berada dalam suatu komunitas persahabatan yang kuat dengan beberapa teman saya, sehingga dengan segera ia dapat 'ditangani'. Jika ia tidak tergabung dalam komunitas ini, dan masih hidup seperti dulu, mungkin hal yang buruk akan terjadi.

Sejumlah keributan, pertengkaran, perselisihan, ketidaksepahaman antara suami isteri memang hal yang normal terjadi. Menyatukan dua manusia yang berbeda adalah hal yang membutuhkan proses dan rumit. Hal ini tidak mudah. Sayangnya untuk hal yang amat penting ini, sebagian keluarga dan hampir semua sekolah di bangsa ini tidak mempersiapkan generasi mudanya untuk menghadapi kehidupan dalam pernikahan.

Pendidikan yang terjadi hanyalah untuk mempersiapkan individu yang kuat dan super, tapi tidak siap untuk membangun dan menjalani kehidupan bersama yang komunal, apalagi di lingkungan perkotaan.

Hal ini penting untuk disadari semua orang mengingat bangsa yang kuat tergantung pada keluarga yang kuat. Perhatian terhadap hal ini akan meningkatkan kualitas SDM bangsa. Perhatian pada keluarga dimulai dari bagaimana mempersiapkan para calon-calon pasutri dengan matang. Persiapan yang baik akan menghasilkan hasil yang baik.

Sekolah juga dapat mengambil peran dalam hal ini. Sejak dini anak-anak dapat diperkenalkan, diajar dan dilatih untuk bertanggungjawab terhadap sesama. Sedangkan bagi siswa yang lebih dewasa mereka dapat diperkenalkan dan diajar mengenai seluk beluk kehidupan berumahtangga dan isu-isu parenting. Sekolah yang menekankan pada hal ini akan menjadi aset masyarakat dan bangsa yang bernilai tinggi. Karena melaluinya, keluarga-keluarga yang kuat akan dibangun.

'Bangsa yang kuat bergantung pada kekuatan elemen dasarnya: keluarga'

0 write(s) COMMENT(S) here!: